Penyertaan Allah Dalam Hidup Kita
Penyertaan Allah dalam hidup kita ~ Landasan firman Tuhan untuk tema
tentang penyertaan Allah dalam hidup kita, diambil dari kitab Keluaran 13:20-22
dan 15:22-27. Tujuan dari tema penyertaan Allah dalam hidup kita adalah: 1)
supaya setiap orang percaya mengerti arti penyertaan Allah dalam hidupnya. 2)
supaya setiap orang percaya mengetahui ada bersamanya apapun situasi dan
kondisi yang dialaminya.
Musibah, kegagalan dan kemalangan acap kali mewarnai
perjalanan hidup kita di tengah-tengah dunia ini. Hal-hal tersebut merupakan fakta yang
tidak bisa kita hindari. Semua hal itu merupakan bagian dari persoalan,
pergumulan dan pergulatan keyakinan iman kita
di dalam Tuhan Yesus. Pergumulan dan pergulatan semacam
itu dapat terjadi, dialami dan menimpa siapa saja tanpa kecuali, termasuk para
pengikut Tuhan Yesus.
Di tengah beragam persoalan, pergumulan dan
pergulatan iman yang sukar itu, acap
kali muncul
dan berkecamuk beragam tanya dalam hati kita. Mengapa semua itu terjadi dan
menimpa hidup kita? Di manakah Tuhan yang berjanji menyertai kita? Tidak sanggupkah
Dia membela kita dari semua pergumulan dan pergulatan itu?
Jika pengertian dan pemahaman kita terkait dengan konsep
imanuel atau Allah menyertai lemah dan tidak memadai, maka bisa jadi kita akan
meninggalkan Allah. Kita bisa menjadi sangat kecewa dan marah kepada Allah. Lalu
kita keluar dari komunitas orang-orang beriman karena pikir kita Allah tidak
bisa diandalkan.
Oleh karena itu, sebagai pengikut Tuhan Yesus, kita harus
mengerti tentang arti penyertaan Allah dalam hidup kita. Pada sisi lain, kita
juga harus memahami secara benar ketika berada di tengah-tengah persoalan,
pergumulan dan pergulatan iman, kita tidak sendiri karena ada Allah di setiap
musim hidup kita.
Bila kita sudah bisa sampai kepada pengertian dan
pemahaman seperti dipaparkan di atas, maka kita tidak akan pernah kecewa dengan
Allah. Kita tidak akan pernah mundur dan meninggalkan iman kita kepada Tuhan
Yesus. Kita tidak akan pernah membelakangi Allah dalam kehidupan kita.
Pertanyaan penting yang harus diajukan adalah: “Apa
sesungguhnya yang harus kita mengerti dan pahami tentang penyertaan Allah dalam
hidup kita?”. Berdasarkan firman Tuhan dalam kitab Keluaran 13:20-22 dan
15:22-27, maka ada beberapa hal yang harus kita mengerti dan pahami tentang
penyertaan Allah dalam hidup kita, yaitu:
Satu, penyertaan Allah dalam hidup
kita bukan berarti kita bebas dari persoalan, pergumulan dan pergulatan iman.
Alkitab menceritakan kepada kita bahwa sejak bangsa Israel
dibebaskan Allah keluar dari Mesir
di bawah pimpinan
Musa, Tuhan selalu
menuntun umat-Nya, Tuhan menyertai umat-Nya (Kel. 13:20-21). Hal ini berarti
bahwa walaupun Allah
menyertai umat-Nya, itu bukan berarti bahwa Ia menjaga kita sedemikian
rupa sampai tidak ada satu masalah
pun yang dapat datang kepada kita.
Dua, penyertaan Allah dalam hidup
kita bukan berarti semua yang kita butuhkan selalu tersedia dan tercukupi
senantiasa.
Pada umumnya kita menginginkan supaya semua kebutuhan
hidup kita selalu tersedia dan tercukupi senantiasa. Dan kalau Allah menyertai
hidup kita pastilah kita berpikir bahwa Dia menyediakan dan mencukupkan semua
yang kita butuhkan.
Faktanya adalah penyertaan Allah dalam hidup kita bukan
berarti semua yang kita butuhkan selalu tersedia – Keluaran 15:24. Acap kali
kita mengalami kekurangan dan masalah ekonomi lainnya. Usaha dan bisnis kita
gagal, ditipu orang, dan tidak menghasilkan apa-apa. Pada hal kita sudah setia
melayani, bekerja benar, beribadah dengan setia, memberi bagi pekerjaan Allah.
Tidak ada seorang pun yang meragukan bahwa Tuhan masih
menyertai mereka, tetapi pada kenyataannya mereka mengalami masalah. Janganlah
kita mengukur penyertaan Tuhan dari banyaknya materi yang kita punyai atau
tidak kita punyai.
Tiga, penyertaan Allah dalam hidup
kita menuntut kita mendengar dan melakukan perintah-perintahNya.
Bukti bahwa Allah ada bersama kita adalah Dia berbicara
kepada kita melalui firmanNya yang tertulis yaitu Alkitab. Setelah kita
mendengar apa yang Allah firmankan kepada kita, maka kita harus melakukannya. Dalam
melakukan perintah Allah, maka kita harus mengikuti instruksiNya – Keluaran 15:26.
Post a Comment for "Penyertaan Allah Dalam Hidup Kita"