Mujizat Kesembuhan Dari Tuhan Yesus - Khotbah Kristen
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mujizat Kesembuhan Dari Tuhan Yesus

Mujizat kesembuhan dari Tuhan Yesus ~ Landasan firman Tuhan untuk tema tentang mujizat kesembuhan dari Tuhan Yesus terambil dari Injil Markus 10:46-52. Berkaitan dengan mujizat kesembuhan dari Tuhan Yesus, ada seorang yang bermasalah dengan penglihatannya. Penulis Injil Markus terkait dengan mujizat kesembuhan dari Tuhan Yesus, menulis: “Tanya Yesus kepadanya: “Apa yang kau kehendaki supaya Aku perbuat bagimu?” Jawab orang buta itu: “Rabuni, supaya aku dapat melihat!” – Markus 10:51.

Kutipan firman Tuhan di atas merupakan dialog antara Yesus dan Bartimeus yang meminta mujizat kesembuhan dari Tuhan Yesus. Permintaan Bartimeus kepada Tuhan, yaitu: agar dia bisa sembuh yaitu dapat melihat. Entah itu melihat kuasa, melihat mujizat, pertolongan, kemurahan, kemuliaan Tuhan dan lain sebagainya. 

Dan tidak peduli, siapa yang meminta itu; orang berdosa, orang kecil, miskin, kaya, atau seseorang yang bagi dunia ini, mungkin tidak punya arti apa-apa, Tuhan pasti selalu mau mendengar dan menolong mereka, untuk mewujudkan apa yang mereka minta.

Pertanyaan penting yang harus diajukan ialah: “Apa saja yang dilakukan oleh Bartimeus sehingga akhirnya dia bisa mengalami mujizat kesembuhan dari Tuhan Yesus?” Berdasarkan firman Tuhan dalam Markus 10:46-52, maka kita menemukan beberapa hal penting yang dilakukan oleh Bartimeus sehingga dia mengalami mujizat kesembuhan dari Tuhan Yesus, yaitu: 


Satu, Bartimeus mempunyai iman pada Tuhan Yesus. 
Mengapa saya berani mengatakan bahwa Bartimeus mempunyai iman kepada Tuhan Yesus? Karena Bartimeus belum pernah bertemu secara langsung dan melihat Yesus. Bartimeus belum pernah berjabatan tangan dengan Yesus.

Bartimeus sudah banyak mendengar kabar, bahwa: Tuhan Yesus, adalah Penolong yang baik hati. Penyembuh yang besar kuasaNya dan lain sebagainya.  Dan rupanya dia sangat percaya akan kabar tersebut, atau dengan kata lain dia sudah punya iman tentang kebaikan dan kemahakuasaan Tuhan.  

Itulah sebabnya, ketika mendengar bahwa: Tuhan Yesus ada disitu (Markus 10:47), maka dia langsung berteriak-teriak meminta pertolongan.  Mengapa harus terlebih dulu punya iman kepada kebaikan dan kemahakuasaan Tuhan Yesus? 

Sebab tanpa iman maka jelas tidak akan berkenan pada Tuhan, dan orang yang meminta pada Tuhan, harus percaya bahwa: Tuhan itu ada dan pasti  akan memberi upah kepada yang bersungguh-sungguh meminta pertolongan (Ibrani 11:6). Dan apapun juga yang diminta, jangan memintanya dengan hati yang bimbang, sebab pasti tidak akan mendapat apa-apa (Yakobus 1:6) . 

Dua, Bartimeus mempunyai kesungguhan hati meminta tanpa kenal lelah dan menyerah.
Bartimeus memiliki komitmen untuk bersungguh-sungguh meminta tanpa kenal lelah dan menyerah pada keadaannya. Meski terhalang fisiknya yang buta, yang jelas tidak mudah untuk mendekati Tuhan Yesus, namun dia tidak kenal menyerah.  

Bahkan ketika dimarahi dan dihalangi oleh banyak orang sekalipun, dia makin keras berteriak minta tolong (Markus 10:48). Dan usahanya itulah yang kemudian membuat Tuhan mendengar dan memberikan perhatian kepada permasalahannya (Baca Lukas 18:1).  

Sebab hanya mereka yang memintanya dengan bersungguh-sungguh sajalah, yang doanya besar kuasanya (Yakobus 5:17).  Dan juga mata Tuhan mencari ke seluruh bumi, untuk memberikan pertolongan dan kekuatan, kepada mereka yang bersungguh-sungguh (2 Tawarikh 16:9).  

Tiga, Bartimeus mempunyai komitmen untuk menanggalkan jubahnya.
Bartimeus merendahkan hati dihadapan Tuhan Yesus. Ditandai dengan dia menanggalkan jubah/pakaian kotor (simbol dosa atau sombong) (ayat 50). Dalam 2 Raja-Raja 5, Jendral Naaman hampir saja tidak tertolong dari penyakit kustanya, karena sebagai pejabat tinggi dia merasa sangat direndahkan, yaitu: sama sekali tidak ditemui oleh Elisa, dan bahkan disuruh mandi 7 kali di sungai yang kotor.

Demikian pula pakaian kita yang kotor atau dosa, membuat Tuhan tidak mau mendengar dan mengulurkan tangan untuk menolong kita (Yesaya 59:1-2). Jadi tinggalkanlah perbuatan dan perilaku dosa, agar kita dapat melihat pertolongan, kuasa atau mujizat kesembuhan dari Tuhan Yesus.

Post a Comment for "Mujizat Kesembuhan Dari Tuhan Yesus"