Kunci Keberhasilan Dalam Hidup
Kunci
keberhasilan dalam hidup ~ Landasan firman Tuhan untuk tema
tersebut diambil dari kitab 2 Tawarikh 26:4-5. Penulis kitab 2 Tawarikh dalam
pimpinan, tuntunan, arahan, bimbingan dan ilham Roh Kudus, menulis: “Ia
melakukan apa yang benar di mata TUHAN, tepat seperti yang dilakukan Amazia,
ayahnya. Ia mencari Allah selama hidup Zakharia, yang mengajarnya supaya takut
akan Allah. Dan selama ia mencari TUHAN, Allah membuat segala usahanya berhasi”.
Berhasil atau sukses dalam
hidup menjadi salah satu yang ingin dicapai oleh setiap orang. Baik orang
Kristen yang notabene adalah umat Tuhan maupun yang bukan orang Kristen. Kalau kita
memperhatikan kutipan firman Tuhan di atas, memang sangat menarik untuk
selidiki kehidupan dari raja Uzia.
Uzia adalah pemimpin yang
didaulat memimpin bangsa Israel dalam usia yang relatif muda. Dia menjadi raja
dalam usia enam belas tahun. Ia memimpin selama lia puluh dua tahun di
Yerusalem. Menariknya Tuhan menyertai dia dan membuat segala usahanya menjadi
berhasil.
Pertanyaan penting yang
perlu kita ajukan ialah: mengapa raja Uzia bisa berhasil dalam kepemimpinannya?
Berdasarkan catatan Alkitab, maka ada beberapa hal yang dilakukannya sehingga
dia berhasil, yaitu:
Satu,
memimpin dengan benar dihadapan Tuhan
Dicatat oleh penulis kitab
Tawarikh dengan jelas bahwa: “Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN” 2
Tawarikh 26:4a. Raja Uzia tahu bahwa ada Tuhan yang maha tahu dan maha melihat.
Itu sebabnya dalam melaksanakan tugas kenegaraan atau tugas kerajaan, Uzia
sungguh melakukan yang benar. Tidak ada penyimpangan karena dia menaruh hormat
kepada Tuhan.
Hatinya taku kepada Tuhan. Hal
itulah yang menjadi pagar bagi dirinya sehingga dia tidak melakukan hal-hal
yang menyimpang dari kebenaran Tuhan. Raja Uzia tentu memiliki kesempatan dan
peluang yang besar untuk memanfaatkan jabatannya mendapatkan keuntungan. Namun dia
tidak melakukannya dan memilih untuk hidup dan memimpin secara benar dihadapan
Tuhan.
.
Dua,
memprioritaskan Tuhan secara total
Penulis kitab Tawarikh
menegaskan bahwa: “Ia mencari Allah selama hidup Zakharia, yang mengajarnya
supaya takut akan Allah” 2 Tawarikh 26:5a. Sebagai seorang raja, Uzia pastilah
memiliki kesibukan yang luar biasa. Waktu-waktunya sudah terisi dengan agenda
kerajaan.
Namun, semua agenda
kerajaan, bukanlah menjadi alasan bagi raja Uzia untuk tidak memprioritaskan
Tuhan. Raja Uzia tahu betul bahwa kalau dia menjadi raja memimpin Israel itu
karena Tuhan. Itulah sebabnya dia sangat bergantung penuh kepada Tuhan.
Raja Uzia juga tahu dirinya
sangat terbatas. Dia tidak bisa mengandalkan hikmat dan kekuatan serta kuasa
yang ada padanya. Itulah sebabnya raja Uzia mencari Tuhan senantiasa. Dia menjadi
intimasinya dengan Allah Israel karena dia tahu sumber keberhasilan berasal
dari Tuhan.
Dari pemaparan di atas
tentang raja Uzia, maka kita bisa menemukan bahwa kita juga bisa berhasil dalam
hidup kita bila kita melakukan apa yang dilakukan oleh raja Uzia. Mengapa? Karena
raja Uzia adalah manusia biasa yang sama dengan kita. Allah yang diandalkan dan
diutamakan oleh raja Uzia adalah Allah yang sama yang kita andalkan dan
utamakan dalam hidup kita.
Karena itu, jika Allah yang
dipercayai oleh raja Uzia bisa membuat dia berhasil, maka kita juga mengimani
dan mengaminkan bahwa Allah itu juga akan membuat kita berhasil dalam hidup,
karier dan pelayanan kita. Yang penting ialah kita harus hidup benar di hadapan
Tuhan dan senantiasa memprioritaskan Tuhan secara total.
Post a Comment for "Kunci Keberhasilan Dalam Hidup"