Translate

7 Rahasia Memiliki Hati Yang Berhikmat

7 langkah memiliki hati yang berhikmat ~ Landasan firman Tuhan untuk tema tersebut diambil dari kitab 1 Raja-Raja 10:1-13. Dalam 1 Raja-Raja 10:8, penulis kitab Raja-Raja dalam pimpinan, tuntunan, arahan, bimbingan dan ilham Roh Kudus, menulis: “Berbahagialah para isterimu, berbahagialah para pegawaimu ini yang selalu melayani engkau dan menyaksikan hikmatmu!”.

Untuk memiliki hati yang  berhikmat, maka ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan, yaitu:

Satu, memiliki kerinduan untuk selalu mendengar firman Tuhan
Guna memiliki hati yang berhikmat, maka kita harus selalu membaca dan merenungkan firman Tuhan. Mengapa? Karena firman Tuhan memiliki kuasa untuk memberi pengertian kepada kita. Ini langkah pertama.


Dua, memiliki kerinduan untuk berkorban
Kesediaan untuk berkorban juga menjadi jalan bagi kita untuk mendapatkan hati yang berhikmat. Mengapa? Karena dalam pengorbanan itu, kita menemukan arti dan makna dari kehidupan kita.

Tiga, memiliki kerinduan untuk mau belajar dari orang berhikmat
Belajar merupakan suatu proses seumur hidup. Belajar juga membantu kita untuk memiliki pengetahuan. Tetapi selain itu, kita juga belajar dari orang-orang yang sudah memiliki pengalaman dalam hidupnya. Dari pengalaman mereka itu kita bisa mendapatkan pelajaran berharga yang bisa saja belum kita tahu.

Empat, memiliki kerinduan untuk mewujudkan visi
Visi adalah suatu gambaran masa depan yang diinginkan terjadi. Dengan dasar sebuah visi, kita digerakkan untuk melakukan misi guna merealisasikan visi. Dari sini kita bisa menemukan cara terbaik sehingga kita memiliki hati yang berhikmat untuk membuat visi menjadi kenyataan.

Lima, memiliki motivasi untuk memperoleh hikmat
Hikmat tidak datang atau terjadi dengan sendiri. Harus diperjuangkan dan diusahakan dengan sepenuh hati. Oleh sebab itu, kita harus mempunyai motivasi yang sungguh-sungguh untuk memperoleh hikmat itu. Dengan begitu, percayalah bahwa kita bisa memperoleh hikmat itu.

Enam, memiliki kerinduan untuk memuji Tuhan
Hikmat selalu berakhir untuk kemuliaan Tuhan. Oleh sebab itu, kita harus memiliki sikap hati yang murni dalam mencari hikmat. Sikap hati yang murni kunci untuk mendapatkan hikmat. Dan itu dimulai dari hati yang menyembah dan memuji Tuhan dalam roh dan kebenaran.

Tujuh, memiliki hidup yang selalu mengucap syukur
Pada saat kita memiliki hikmat, kita tidak boleh sombong. Semakin kita memiliki hikmat, maka semakin hidup kita memuliakan Tuhan. Semakin bertambah hikmat kita, semakin besar juga rasa syukur kita kepada Tuhan.

Rasul Paulus menulis: “Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu” – 1 Tesalonika 5:18. Hal ini penting bagi kita yaitu untuk selalu mengucap syukur dalam totalitas hidup kita.

Bila kita sudah diberkati oleh Tuhan dengan hikmat yang luar biasa, kita tidak boleh melupakan Tuhan. Kita juga tidak boleh menjadi tinggi hati. Tetapi sebaliknya selalu mengucap syukur kepada Tuhan atas segala hikmat yang Dia berikan kepada kita. Kita juga harus semakin rendah hati dalam kehidupan kita sehingga kita menjadi berkat bagi sesama kita.

Post a Comment for "7 Rahasia Memiliki Hati Yang Berhikmat"