Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tuhan Bekerja Di Tengah Pergumulan

Tuhan Bekerja Di Tengah Pergumulan

“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah” (Roma 8:28).

Bacaan Alkitab Setahun: Yehezkiel 23-24

Bayangkan kehidupan jemaat di Roma pada zaman rasul Paulus. Mereka hidup di tengah masyarakat yang penuh dengan perbedaan, tekanan, dan tantangan iman. Sebagai pengikut Kristus, mereka harus belajar hidup dalam kasih dan kesatuan meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda. Mereka juga menghadapi penderitaan dan ketidakpastian sebagai orang percaya.

Dalam keadaan seperti itu, sangat mudah bagi mereka untuk bertanya, “Apakah Tuhan masih bekerja ketika hidup kami begitu sulit?”

Paulus memberikan jawaban yang sangat kuat: “Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan.”

Perhatikan, Paulus tidak mengatakan bahwa segala sesuatu yang terjadi itu baik. Penderitaan tetap menyakitkan. Kehilangan tetap membuat kita menangis. Kegagalan tetap mengecewakan. Tetapi Tuhan mampu bekerja di tengah semuanya itu untuk mencapai tujuan-Nya.

Mungkin hari ini kita sedang berada dalam pergumulan yang tidak kita mengerti. Kita sudah berdoa, tetapi keadaan belum berubah. Kita sudah berusaha, tetapi hasilnya belum terlihat. Jangan buru-buru menyimpulkan bahwa Tuhan diam. Tuhan dapat bekerja bahkan ketika kita tidak melihat pekerjaan-Nya.

Ada tiga aplikasi praktis yang dapat dilakukan, yaitu:

1. Percayalah ketika belum memahami. Tidak semua pekerjaan Tuhan dapat langsung kita pahami. Ada kalanya kita hanya melihat satu bagian kecil dari kehidupan, sementara Tuhan melihat seluruh perjalanan.

Jika hari ini kita tidak mengerti mengapa sesuatu terjadi, tetaplah percaya kepada karakter Tuhan. Dia baik, setia, dan tidak pernah kehilangan kendali.

2. Belajarlah melihat pergumulan sebagai proses. Pergumulan dapat menjadi alat Tuhan untuk membentuk karakter dan iman kita. Kesulitan dapat mengajar kita tentang kesabaran. Kegagalan dapat membuat kita belajar. Masa penantian dapat membawa kita semakin dekat kepada Tuhan. Karena itu, jangan hanya bertanya, “Kapan masalah ini selesai?” Tanyakan juga, “Tuhan, apa yang sedang Engkau bentuk dalam hidup saya melalui semua ini?”

3. Tetap setia melakukan bagian kita. Percaya bahwa Tuhan bekerja bukan berarti kita berhenti berusaha. Tetaplah berdoa, bekerja, belajar, melayani, mengampuni, dan melakukan apa yang benar. Kita tidak selalu dapat menentukan hasil, tetapi kita dapat memilih untuk tetap setia.

Saudaraku, mungkin hari ini hidupmu terasa berat. Jangan menyerah hanya karena engkau belum melihat jawabannya. Apa yang terlihat seperti akhir mungkin sedang menjadi bagian dari proses Tuhan menuju sesuatu yang lebih besar. Percayalah, tidak ada satu pun air mata, pergumulan, dan proses yang berada di luar perhatian Tuhan. Tuhan sedang bekerja. Bahkan ketika engkau tidak melihatnya.

Doa:

Bapa yang penuh kasih, kami menyerahkan seluruh pergumulan kami ke dalam tangan-Mu. Ketika kami tidak memahami jalan-Mu, ajarlah kami untuk tetap percaya. Ketika kami lemah, kuatkanlah kami. Ketika kami hampir menyerah, ingatkan kami bahwa Engkau tidak pernah berhenti bekerja. Pakailah setiap pergumulan untuk membentuk iman dan karakter kami. Berikan kami kesabaran untuk menunggu waktu-Mu dan kesetiaan untuk melakukan bagian kami. Kami percaya bahwa Engkau turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.🙏

Post a Comment for "Tuhan Bekerja Di Tengah Pergumulan"

Translate