Tuhan Mengerti Air Matamu
Tuhan Mengerti Air
Matamu
“Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kautaruh ke dalam kirbat-Mu; bukankah semuanya telah Kaudaftarkan dalam kitab-Mu?” (Mazmur 56:9).
Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 1-8
Dalam sejarah bangsa Israel di Perjanjian Lama, terdapat kisah menyentuh tentang Hana, seorang perempuan yang bertahun-tahun menanggung kesedihan karena tidak memiliki anak (1 Samuel 1). Setiap tahun ia datang ke rumah Tuhan untuk beribadah, tetapi hatinya dipenuhi luka. Bahkan, karena begitu dalamnya dukacitanya, ia menangis dan tidak mau makan.
Ketika Hana berdoa di hadapan Tuhan, Imam Eli sempat salah memahami keadaan dirinya. Namun, Tuhan tidak salah mengerti. Tuhan melihat setiap air mata yang jatuh dari matanya. Pada waktu yang tepat, Tuhan menjawab doanya dan mengaruniakan Samuel, yang kemudian menjadi salah satu nabi terbesar dalam sejarah Israel.
Kisah Hana mengajarkan bahwa Tuhan tidak pernah mengabaikan tangisan umat-Nya. Ketika manusia tidak memahami penderitaan kita, Tuhan tetap mengerti. Ketika tidak ada seorang pun yang melihat luka di dalam hati kita, Tuhan melihatnya dengan sempurna.
Mazmur 56 ditulis oleh Daud pada masa yang sangat sulit. Ia sedang menghadapi ancaman musuh dan hidup dalam ketakutan. Namun, di tengah penderitaannya, Daud memiliki keyakinan bahwa Tuhan menghitung setiap sengsara yang dialaminya. Bahkan, secara puitis Daud mengatakan bahwa Tuhan menyimpan air matanya di dalam kirbat atau kantong kulit. Gambaran ini menunjukkan betapa berharganya setiap tetes air mata di hadapan Allah.
Sering kali kita berpikir bahwa air mata adalah tanda kelemahan. Namun, dalam pandangan Tuhan, air mata dapat menjadi bahasa doa yang paling jujur. Ketika kata-kata tidak lagi mampu diucapkan, Tuhan tetap memahami jeritan hati yang terdalam. Tidak ada penderitaan yang terlalu kecil untuk diperhatikan-Nya dan tidak ada luka yang terlalu dalam untuk dipulihkan-Nya.
Ada tiga aplikasi praktis yang dapat dilakukan, yaitu:
Pertama, bawalah
setiap pergumulan kepada Tuhan dalam doa. Jangan memendam kesedihan seorang
diri. Ceritakan semua isi hati kepada Tuhan. Ia adalah Bapa yang mendengar dan
peduli terhadap setiap pergumulan anak-anak-Nya.
Kedua,
percayalah bahwa Tuhan bekerja meskipun belum terlihat. Hana harus menunggu
bertahun-tahun sebelum menerima jawaban doa. Demikian juga, kita kadang melihat Tuhan
bekerja dalam proses yang tidak langsung terlihat, tetapi Ia tidak pernah
berhenti bekerja.
Ketiga, jadilah penghibur bagi orang yang sedang berduka. Karena Tuhan peduli terhadap air mata manusia, orang percaya juga dipanggil untuk menunjukkan kasih dan empati kepada mereka yang sedang terluka dan membutuhkan penguatan.
Saudara, mungkin hari ini Anda sedang menangis karena masalah keluarga, kesehatan, pelayanan, pekerjaan, atau masa depan yang tidak pasti. Ingatlah bahwa Tuhan melihat, mendengar, dan memahami setiap tetes air mata Anda. Air mata yang jatuh di bumi tidak pernah hilang dari perhatian-Nya. Pada waktu-Nya yang sempurna, Tuhan akan memberikan kekuatan, penghiburan, dan jalan keluar yang terbaik.
Doa:
Bapa Surgawi, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang mengenal setiap pergumulan hidup kami. Ketika hati kami terluka dan air mata mengalir, Engkau tidak pernah meninggalkan kami. Tolong kami untuk tetap percaya kepada-Mu meskipun keadaan belum berubah. Berikan kekuatan untuk menjalani setiap hari dengan iman dan pengharapan. Jadikan kami juga alat penghiburan bagi sesama yang sedang menderita. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.🙏

Post a Comment for "Tuhan Mengerti Air Matamu"