Translate

Ketika Tuhan Menyertai Kita

Ketika Tuhan menyertai kita ~ Landasan firman Tuhan untuk tema tersebut diambil dari kitab Yesaya 41:8-20. Kitab Yesaya terdiri dari 66 pasal dan terbagi dalam dua bagian penting, yaitu: Satu, tentang hukuman Allah atas bangsa Israel dan bangsa-bangsa lain karena ketidaksetiaan. Dua, berita pengharapan yang isinya: 1) Pemberitaan tentang kemuliaan Allah dalam memberikan penyelamatan dan penghiburan kepada bangsa Israel dan bangsa lain yang percaya kepada Sang Penyelamat. 2) Pemberitaan tentang kedatangan seorang penyelamat bangsa Israel dan penyelamat bangsa lain. Dan juga pemberitaan tentang penderitaan yang akan dialami oleh penyelamat. 3) Pemberitaan keselamatan dan keadaan masa depan dalam pemerintahan raja (Penyelamat) yang kekal.

Kalimat tanya: “Apa yang diperoleh saat Tuhan menyertai kita?”
Kalimat peralihan: Berdasarkan firman Tuhan dalam Yesaya 41:8-20, ketika Tuhan menyertai kita, maka ada beberapa hal yang kita dapatkan, yaitu:

1. Mendapatkan PERTOLONGAN yang kita butuhkan – Yesaya 41:11-13.
Walaupun banyak musuh yang marah kepada Israel, menghambat gereja-Nya, Allah akan membuat malu musuh-musuh kita (Yesaya 41:11-12 – Sesungguhnya, semua orang yang bangkit amarahnya terhadap engkau akan mendapat malu dan kena noda; orang-orang yang membantah engkau akan seperti tidak ada dan akan binasa; engkau akan mencari orang-orang yang berkelahi dengan engkau, tetapi tidak akan menemui mereka; orang-orang yang berperang melawan engkau akan seperti tidak ada dan hampa”); karena Allah sendiri yang memegang tangan kita dan memberi pertolongan yang kita butuhkan (Yesaya 41:13 – Sebab Aku ini, TUHAN, Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu: “Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau”).

Kadang Tuhan menyembunyikan matahari dari kita, lalu menggantinya dengan awan gelap, petir menggelegar, hujan deras, badai mengamuk dalam jalan hidup kita. Namun, dalam proses pembiaran ternyata Allah ingin menerbitkan pelangi bagi kita.

2. Mendapatkan KEKUATAN yang kita butuhkan – Yesaya 41:14-15.
Walaupun umat Allah lemah (digambarkan dengan “cacing Yakub” dan “ulat Israel”) hal itu bukanlah persoalan yang terlalu besar bagi kita. Karena Allah “memegang tangan kanan kita dan menolong kita (Yesaya 41:13: Sebab Aku ini, TUHAN, Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu: “Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau”). Yesaya 41:10 – “janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau,  janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan,  bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan”).


Allah akan menguatkan sehingga “si cacing Yakub” atau “si ulat Israel” akan menjadi “papan pengirik yang tajam dan baru, dengan gigi dua jajar”, sehingga akan “mengirik gunung dan menghancurkannya” (Yesaya 41:14-15 – “Janganlah takut, hai si cacing Yakub, hai si ulat Israel! Akulah yang menolong engkau, demikianlah firman TUHAN, dan yang menebus engkau ialah Yang Mahakudus, Allah Israel. Sesungguhnya, Aku membuat engkau menjadi papan pengirik yang tajam dan baru, dengan gigi dua jajar; engkau akan mengirik gunung-gunung dan menghancurkannya, dan bukit-bukitpun akan kaubuat seperti sekam”).

Makna tangan Kanan Tuhan
1) Kuasa Tuhan. ​Keluaran 15:6
2) Perlindungan Tuhan. Mazmur 46:2.
3) Kehadiran Tuhan. Mazmur 16:11  
4) Kesanggupan Tuhan yang meluputkan. Yesaya 43:1-2
5) Tuhan pemberi kemenangan. Zefanya 3:17a.
6) Tuhan mengalahkan musuh-musuh-Nya. Mazmur 21:9
7) Perbuatan Allah yang dahsyat. Mazmur 40:6

Banyak yang mau sekuat baja tapi tak mau ditempa. Banyak yang mau seharum dupa tapi tak mau terbakar. Banyak yang mau secermelang emas tapi tidak mau dilebur.

3. Mendapatkan MUJIZAT yang kita butuhkan – Yesaya 41:16-20.
Walaupun keadaan begitu sulit sehingga orang-orang sengsara tidak dapat menemukan air hingga jadi kehausan, tetapi Tuhan akan menjawab dan tidak meninggalkan umat-Nya (Yesaya 41:17 – “Orang-orang sengsara dan orang-orang miskin sedang mencari air, tetapi tidak ada, lidah mereka kering kehausan; tetapi Aku, TUHAN, akan menjawab mereka, dan sebagai Allah orang Israel Aku tidak akan meninggalkan mereka”).

Bahkan Tuhan akan membuat “mata-mata air membual di tengah dataran, dan membuat padang gurun menjadi telaga, dan memancarkan air dari tanah kering (Yesaya 41:18 – “Aku akan membuat sungai-sungai memancar di atas bukit-bukit yang gundul, dan membuat mata-mata air membual di tengah dataran; Aku akan membuat padang gurun menjadi telaga dan memancarkan air dari tanah kering”).

Lebih jauh, tanaman-tanaman akan ditumbuhkan dan semua orang kemudian mengetahui bahwa Yang Mahakudus, Allah Israel, yang menjadikan semua itu (Yesaya 41:19-20 – “Aku akan menanam pohon aras di padang gurun, pohon penaga, pohon murad dan pohon minyak; Aku akan menumbuhkan pohon sanobar di padang belantara dan pohon berangan serta pohon cemara di sampingnya, supaya semua orang melihat dan mengetahui, memperhatikan dan memahami, bahwa tangan TUHAN yang membuat semuanya ini dan Yang Mahakudus, Allah Israel, yang menciptakannya”).

Tuhan Yesus bersabda: “... Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman” – Matius 28:20b. Tuhan Yesus tidak menjanjikan perjalanan yang kita tempuh di tahun ini menjadi mudah, tetapi penyertaan yang sempurna Dia berikan bagi kita. Hidup ini bisa memberi kita SERIBU alasan untuk menangis, tetapi Tuhan Yesus bisa memberi kita SEJUTA alasan untuk bersyukur. Mengapa demikian? Karena dari pada-Nya akan datang pertolongan, kekuatan dan mujizat yang kita butuhkan untuk menjalani tahun yang baru ini. Selamat tahun baru 2018. Tuhan Yesus memberkati. Amin

Post a Comment for "Ketika Tuhan Menyertai Kita"