Translate

Menghampakan Diri Guna Dipakai Tuhan

Menghampakan diri guna dipakai Tuhan ~ Landasan firman Tuhan untuk tema tersebut diambil dari surat rasul Paulus kepada orang Kristen di kota Filipi. Rasul Paulus menegaskan demikian: “Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama” – Filipi 2:8-9.

Setiap orang yang percaya kepada Kristus dan menerima-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi sesungguhnya ia adalah mitra kerja Allah. Artinya, kita diselamatkan untuk dipakai oleh Tuhan demi melayani Dia dan umat-Nya.

Ada anggapan bahwa yang bisa melayani Tuhan itu hanya mereka yang dipanggil khusus oleh Tuhan. Seperti misalnya para pendeta, penginjil, diaken dan penatua. Sementara yang awam atau jemaat hanya sebagai penonton. Pandangan dan anggapan demikian sebenarnya sangat keliru atau tidak sesuai dengan firman Tuhan.


Hidup kita adalah milik kita sendiri. Begitulah pandangan dunia pada umumnya. Secara langsung atau tidak, kita diajarkan untuk membangun hidup kita sendiri. Semakin kaya, sukses, dan dikenal publik, maka nilai kita di mata dunia pun turut naik. Itu sebabnya, banyak orang yang mengejar kekayaan, kekuasaan, kebanggaan, eksistensi, dan banyak hal lainnya di dunia ini.

Betapa berbedanya dengan kehidupan yang Yesus Kristus jalani. Sebagai Anak Tunggal Allah, Yesus memiliki dan menguasai segalanya di bumi dan di sorga. Namun, Dia rela meninggalkan semua kenyamanan dan kemegahan takhta-Nya di sorga dan turun ke dunia. Dia melepaskan keilahian-Nya untuk menjadi sama dengan manusia. Yesus mengosongkan diri-Nya sendiri.

Dia mengutamakan rencana Bapa, merendahkan diri-Nya sedemikian rupa, dan taat sampai mati di kayu salib. Inilah teladan hidup “miskin di hadapan Allah” yang Yesus demonstrasikan sepanjang hidup-Nya. Dari semua yang bisa dimiliki-Nya, Dia hanya memilih Allah sebagai kepunyaan-Nya. Tidak heran jika Allah sedemikian meninggikan dan mengaruniakan-Nya nama di atas segala nama.

Standar Tuhan berbeda dengan standar dunia ini. Dia tidak pernah menciptakan kita untuk kehidupan yang hanya berpusat pada diri sendiri. Dengan semakin banyaknya hal yang ingin kita kejar, kita bukan hanya menumpuk kekuatiran dalam hati kita, kita pun akan menemukan hidup kita semakin kosong. Namun, ketika kita mengosongkan diri bagi Tuhan, kehidupan kita akan semakin bermakna. Ya, dunia ini mungkin memandang kita tengah melewatkan banyak hal.

Namun, sesungguhnya kita tidak kehilangan apa-apa. Justru, kita telah memperoleh segalanya. Melalui Yesus, kita pun boleh memiliki Kerajaan Sorga. Dengan demikian, bukan kesuksesan, bukan pula kekayaan atau nama besar yang harus kita kejar. Kejarlah hati Tuhan dan kerjakan tujuan-Nya dalam hidup kita. Biarlah melalui kita, segala lidah mengakui Yesus Kristus adalah Tuhan dan memuliakan Bapa di sorga.

RENUNGAN

Pembaca yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, BERBAHAGIALAH orang yang MENGOSONGKAN DIRINYA BAGI TUHAN, karena merekalah yang EMPUNYA KERAJAAN SORGA

APLIKASI
1. Apa yang dimaksud dengan mengosongkan diri bagi Tuhan? 
2. Mengapa Anda perlu mengosongkan diri Anda bagi Tuhan?
3. Bagaimana Anda dapat mengosongkan diri bagi Tuhan dan mengejar tujuan-Nya dalam hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, ampuni kami apabila selama ini kami mengejar hal-hal yang tidak Engkau kehendaki. Kami ingin menundukkan hati dan mengosongkan diri kami di hadapan-Mu. Biarlah Engkau pakai hidup kami, talenta, waktu, tenaga, dan pikiran kami, untuk pekerjaan kerajaan-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Post a Comment for "Menghampakan Diri Guna Dipakai Tuhan"