Mengasihi Seperti Kristus Mengasihi
Mengasihi Seperti Kristus
Mengasihi
"Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi" (Yohanes 13:34-35).
Bacaan Alkitab Setahun: Amsal 28-30
Pada malam sebelum penyaliban-Nya, Yesus melakukan sesuatu yang mengejutkan. Ia mengambil sebuah baskom berisi air, mengikatkan sehelai kain pada pinggang-Nya, lalu mulai membasuh kaki murid-murid-Nya (Yohanes 13). Tugas membasuh kaki biasanya dilakukan oleh seorang hamba yang paling rendah.
Namun Sang Guru justru merendahkan diri untuk melayani mereka. Yang lebih mengherankan lagi, Yesus juga membasuh kaki Yudas Iskariot, murid yang telah memutuskan untuk mengkhianati-Nya. Kasih Kristus tidak bergantung pada apakah seseorang layak menerimanya. Ia tetap mengasihi, bahkan ketika hati-Nya tahu bahwa Ia akan disakiti.
Sesudah peristiwa itu, Yesus memberikan sebuah perintah yang disebut-Nya sebagai perintah baru: "Supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu." Standar kasih yang Yesus tetapkan bukanlah kasih yang didasarkan pada perasaan, keuntungan, atau balasan. Kasih Kristus adalah kasih yang rela berkorban, mengampuni, melayani, dan tetap setia sekalipun menghadapi penolakan.
Dunia saat ini sangat membutuhkan kesaksian seperti itu. Banyak orang mengenal kekristenan melalui apa yang mereka lihat dalam kehidupan orang percaya. Ketika kita mengasihi dengan tulus, kita sedang memperlihatkan karakter Kristus kepada dunia. Itulah sebabnya Yesus berkata bahwa dunia akan mengenal murid-murid-Nya melalui kasih mereka, bukan terutama melalui kata-kata, melainkan melalui tindakan nyata.
Ada tiga aplikasi
praktis yang dapat dilakukan, yaitu:
1. Pilih
untuk mengampuni lebih dahulu. Kasih Kristus tidak menyimpan
dendam. Jika ada seseorang yang telah melukai hati Anda, bawalah luka itu
kepada Tuhan dan ambillah keputusan untuk mengampuni. Pengampunan membebaskan
hati kita dan memuliakan Allah.
2. Layani dengan rendah hati. Carilah kesempatan untuk
menolong tanpa mengharapkan pujian atau balasan. Tindakan
sederhana seperti mendengarkan, membantu, atau menguatkan seseorang dapat
menjadi saluran kasih Kristus yang nyata.
3. Tunjukkan kasih melalui tindakan setiap hari. Kasih bukan hanya ucapan, tetapi kebiasaan hidup. Berbicaralah dengan lembut, bersikap sabar, peduli terhadap kebutuhan orang lain, dan jadilah pembawa damai di mana pun Anda berada.
Kiranya setiap orang yang bertemu dengan kita dapat melihat pantulan kasih Kristus melalui perkataan, sikap, dan tindakan kita. Ketika kita mengasihi seperti Kristus mengasihi, kita sedang menjadi saksi hidup yang membawa banyak orang semakin mengenal Tuhan.
Doa:
Bapa di surga, terima kasih atas kasih-Mu yang sempurna yang telah Engkau nyatakan melalui Yesus Kristus. Ajarlah kami untuk mengasihi seperti Kristus mengasihi: rela mengampuni, rendah hati dalam melayani, dan setia berbuat baik kepada sesama. Penuhi hati kami dengan kasih-Mu agar melalui hidup kami, orang lain dapat melihat kemuliaan-Mu dan mengenal bahwa kami adalah murid-murid Kristus. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.🙏

Post a Comment for "Mengasihi Seperti Kristus Mengasihi"