Hidup Yang Produktif
Hidup yang produktif ~ Landasan firman
Tuhan untuk tema tersebut diambil dari Injil Yohanes 15:1-8. Dalam Yohanes 15:5,
penulis Injil Yohanes dalam pimpinan Roh Kudus terkait dengan hidup yang
produktif menulis demikian: “Akulah pokok anggur dan kamulah
ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia
berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa”.
Kutipan firman Tuhan di atas, memberi penegasan kuat kepada kita bahwa Yesuslah sumber yang membuat kita bisa produktif. Dan untuk bisa produktif, maka kita harus ada di dalam Kristus. Seperti kapas di dalam air dan air di dalam kapas, demikianlah hidup kita di dalam Kristus.
Kutipan firman Tuhan di atas, memberi penegasan kuat kepada kita bahwa Yesuslah sumber yang membuat kita bisa produktif. Dan untuk bisa produktif, maka kita harus ada di dalam Kristus. Seperti kapas di dalam air dan air di dalam kapas, demikianlah hidup kita di dalam Kristus.
Bayangkanlah Anda menabur biji cabai di pot dan
menyiraminya setiap hari. Dalam beberapa hari, Anda akan mendapati tunas kecil
muncul dari dalam tanah. Tunas itu pun tertanam makin kuat dalam pot dan setiap
hari ia bertumbuh semakin besar.
Namun, cobalah lakukan ini, Anda cabut tanaman
itu di malam hari dan tanamlah kembali keesokan harinya. Apa yang terjadi?
Apakah tanaman itu layu, atau tetap bisa hidup? Awalnya mungkin masih segar. Namun
seandainya Anda melakukan hal tersebut berulang-ulang, apakah Anda bisa
menjamin tanaman cabai itu akan tetap segar dan dapat berbuah? Tentu tidak,
bukan?
Baca juga:
Tanaman cabai itu pasti akan mati. Mengapa?
Karena tanaman cabai itu tidak tertanam dengan baik, sehingga aliran nutrisi
dari dalam tanah terganggu bahkan terputus. Itulah yang membuat tanaman cabai
yang dicabut, ditanam, dicabut, dan ditanam lagi tidak bisa bertumbuh dengan
maksimal, bahkan terancam mati.
Sadarkah Anda bahwa seperti itulah kehidupan kekristenan kita bersama Tuhan? Anda tidak bisa berlaku seperti tanaman cabai yang dicabut, ditanam, dicabut dan ditanam kembali.
Sadarkah Anda bahwa seperti itulah kehidupan kekristenan kita bersama Tuhan? Anda tidak bisa berlaku seperti tanaman cabai yang dicabut, ditanam, dicabut dan ditanam kembali.
Hal itu akan membuat pertumbuhan rohani Anda
terganggu, layu dan kering. Mungkin tidak seketika itu juga. Akan tetapi, cepat
atau lambat hal itu pasti akan terjadi. Jangankan berbuah, untuk mempertahankan
kehidupan manusia roh Anda saja sulit.
Oleh karena itulah, Tuhan menghendaki Anda untuk hidup melekat dan menyatu dengan-Nya. Sebab Dia sangat mengasihi Anda. Dia ingin Anda tetap mendapatkan aliran kehidupan bagi manusia roh Anda, sehingga Anda bisa semakin bertumbuh, bahkan berbuah lebat. Untuk dapat melekat dengan-Nya, Anda perlu membenahi kehidupan bersaat teduh Anda setiap harinya.
Oleh karena itulah, Tuhan menghendaki Anda untuk hidup melekat dan menyatu dengan-Nya. Sebab Dia sangat mengasihi Anda. Dia ingin Anda tetap mendapatkan aliran kehidupan bagi manusia roh Anda, sehingga Anda bisa semakin bertumbuh, bahkan berbuah lebat. Untuk dapat melekat dengan-Nya, Anda perlu membenahi kehidupan bersaat teduh Anda setiap harinya.
Pergunakanlah segala kemudahan yang sudah
disediakan gereja melalui renungan harian ReKA, Audio Worship, dan Alkitab
Audio. Semua itu dapat memperlengkapi dan memperkaya pengalaman bersaat teduh
Anda. Percayalah, ketika Anda sudah semakin melekat, tertanam kuat, dan
manunggal dengan-Nya, maka buah-buah yang nyata pun pasti akan mulai terlihat
dalam hidup Anda. Haleluya!
RENUNGAN
RENUNGAN
Pembaca yang dikasihi oleh
Tuhan Yesus Kristus, Tuhan ingin kita MANUNGGAL DENGAN-NYA, sebab hanya di
dalam-Nya kita bisa BERBUAH BANYAK
APLIKASI
1. Sudahkah Anda memiliki kehidupan yang tertanam terus-menerus dengan Tuhan dalam hubungan pribadi Anda dengan-Nya?
2. Kendala apakah yang masih Anda miliki supaya tiap hari Anda bisa memiliki waktu untuk bersekutu dan menyatu dengan-Nya?
3. Apakah visi dan harapan Anda untuk mengalami progress dalam hubungan pribadi Anda dengan Tuhan? Komitmen apa yang bisa Anda ambil untuk menggenapi harapan itu? Tuliskan!
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tidak pernah lelah memanggil kami untuk menyatu dan manunggal dengan-Mu. Kami tahu Tuhan, Engkau teramat mengasihi kami, sehingga Engkaulah yang selalu berinisiatif membawa kami makin mendekat dan bersatu erat dengan-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”
APLIKASI
1. Sudahkah Anda memiliki kehidupan yang tertanam terus-menerus dengan Tuhan dalam hubungan pribadi Anda dengan-Nya?
2. Kendala apakah yang masih Anda miliki supaya tiap hari Anda bisa memiliki waktu untuk bersekutu dan menyatu dengan-Nya?
3. Apakah visi dan harapan Anda untuk mengalami progress dalam hubungan pribadi Anda dengan Tuhan? Komitmen apa yang bisa Anda ambil untuk menggenapi harapan itu? Tuliskan!
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tidak pernah lelah memanggil kami untuk menyatu dan manunggal dengan-Mu. Kami tahu Tuhan, Engkau teramat mengasihi kami, sehingga Engkaulah yang selalu berinisiatif membawa kami makin mendekat dan bersatu erat dengan-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”
Post a Comment for "Hidup Yang Produktif"